Jakarta (NUSAKITA) β Magnesium menjadi salah satu mineral penting yang berperan vital bagi kesehatan manusia. Namun, pertanyaannya, siapa sebenarnya yang benar-benar membutuhkan magnesium? Dalam sesi terbaru Good Talk Live, Dr.dr. Hans Tandra, Sp.PD-KEMD, Ph.D, FINASIM, FACE, FACP, seorang internist dan endokrinologist sekaligus motivator kesehatan, membahas secara mendalam manfaat dan kebutuhan magnesium bagi berbagai kalangan.
Memahami Magnesium dan Perannya dalam Tubuh
Magnesium merupakan mineral esensial yang diperlukan oleh tubuh untuk berbagai fungsi penting, salah satunya adalah mendukung kesehatan sistem saraf, otot, dan tulang. Mineral ini juga berperan dalam produksi energi dan sintesis protein. Kekurangan magnesium dalam tubuh dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan. Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui siapa saja yang butuh asupan magnesium yang cukup.
Kelompok yang Memerlukan Magnesium Secara Khusus
Menurut Dr. Hans Tandra, beberapa kelompok orang yang sangat dianjurkan untuk memperhatikan asupan magnesium di antaranya:
- Orang dengan gangguan metabolik dan penyakit kronis: Magnesium membantu dalam pengelolaan kondisi seperti diabetes mellitus dan penyakit kardiovaskular yang sangat berkaitan dengan metabolisme mineral.
- Ibu hamil dan menyusui: Kebutuhan magnesium meningkat selama masa kehamilan dan menyusui untuk mendukung perkembangan janin dan kesehatan ibu.
- Orang yang aktif secara fisik dan atlet: Magnesium berperan penting dalam fungsi otot dan pemulihan setelah aktivitas fisik intens.
- Individu dengan gangguan pencernaan: Gangguan penyerapan di usus dapat menyebabkan defisiensi magnesium yang perlu diatasi melalui suplementasi.
Untuk memastikan kadar magnesium dalam tubuh, pemeriksaan laboratorium sering menjadi solusi terbaik, khususnya untuk menyesuaikan kebutuhan suplementasi magnesium yang tepat.
Bagaimana Cara Memenuhi Kebutuhan Magnesium?
Magnesium bisa diperoleh dari berbagai makanan alami seperti sayuran hijau, kacang-kacangan, biji-bijian, dan buah-buahan tertentu. Bagi yang memiliki kebutuhan khusus atau mengalami defisiensi, suplemen magnesium dapat menjadi pilihan. Namun, penggunaan suplemen hendaknya di bawah pengawasan tenaga medis untuk menghindari overdosis yang berbahaya.
Pentingnya Konsultasi Medis dan Pemantauan
Dr. Hans Tandra juga menekankan pentingnya konsultasi medis sebelum memulai suplementasi magnesium terutama jika terdapat kondisi kesehatan tertentu. Melalui sesi interaktif di Good Talk Live, penonton juga diberi kesempatan untuk bertanya langsung menyampaikan keluhan dan kondisi dengan menyebutkan usia, berat badan, serta tinggi badan agar jawaban yang diberikan lebih personal dan akurat.
Mayoritas informasi kesehatan tentang magnesium, baik dari perspektif klinis maupun praktis, dapat ditelusuri lebih lanjut di sumber terpercaya seperti laman Wikipedia Magnesium yang memuat penjelasan komprehensif mengenai mineral ini.
Referensi Internal untuk Informasi Kesehatan Lainnya
Dalam kaitannya dengan kesehatan tulang dan mineral, pembaca juga dapat menelaah artikel terkait mengenai Osteoporosis dan Risiko Kesehatan Tulang di Nusakita News untuk pemahaman yang lebih menyeluruh.
Simak terus informasi kesehatan dan tips menarik lainnya melalui Berita Terkini Nusakita News yang mengupas berbagai topik penting untuk menjaga kualitas hidup dan kesehatan Anda.
Sumber: NUSAKITA, YouTube Channel resmi






