[{“blockName”:”core/paragraph”,”attrs”:{},”innerHTML”:”Jakarta (NUSAKITA) – Taman Margasatwa Ragunan menyambut kehadiran dua ekor sapi Afrika jenis Watusi sebagai penghuni terbaru pada Jumat, 27 Desember 2025. Kedatangan hewan eksotis ini merupakan hasil kerjasama antara Ragunan dan Taman Safari Batang.”},{“blockName”:”core/heading”,”attrs”:{“level”:2},”innerHTML”:”Sekilas Tentang Watusi”},{“blockName”:”core/paragraph”,”attrs”:{},”innerHTML”:”Watusi adalah sapi Afrika yang dikenal dengan tanduknya yang sangat panjang dan unik. Tanduk ini tidak hanya mencolok secara visual tetapi juga menjadi ciri khas yang membedakan Watusi dari jenis sapi lainnya. Ukuran tanduk Watusi dapat mencapai hingga beberapa meter, memberikan tampilan yang mengesankan dan mencuri perhatian pengunjung taman margasatwa.”},{“blockName”:”core/paragraph”,”attrs”:{},”innerHTML”:”Asal usul sapi Watusi berasal dari Afrika, terutama kawasan Timur Afrika di mana sapi ini telah lama dikenal dan dipelihara. Informasi lebih lengkap tentang Watusi dapat ditemukan di halaman Wikipedia tentang Watusi.”},{“blockName”:”core/heading”,”attrs”:{“level”:2},”innerHTML”:”Proses Kedatangan Watusi ke Ragunan”},{“blockName”:”core/paragraph”,”attrs”:{},”innerHTML”:”Dua ekor Watusi yang datang merupakan pasangan, hasil tukar tambah dengan lima ekor satwa capybara dari Taman Margasatwa Ragunan. Kerjasama pertukaran satwa ini juga melibatkan Taman Safari Batang sebagai pihak penghubung yang memfasilitasi kedatangan Watusi ke Jakarta.”},{“blockName”:”core/paragraph”,”attrs”:{},”innerHTML”:”Kepala Humas Ragunan, Wahyudi Bambang, menyatakan bahwa kehadiran Watusi ini akan semakin memperkaya koleksi satwa yang ada di Ragunan dan menjadi daya tarik baru bagi pengunjung, khususnya di awal tahun 2026 saat Watusi resmi diperkenalkan kepada publik.”},{“blockName”:”core/heading”,”attrs”:{“level”:2},”innerHTML”:”Keunikan dan Perawatan Watusi”},{“blockName”:”core/paragraph”,”attrs”:{},”innerHTML”:”Watusi memiliki tanduk yang panjang dan besar, sehingga perawatan khusus diperlukan untuk menjaga kesehatan dan kenyamanan hewan ini. Menurut informasi, perawatan Watusi meliputi pengelolaan lingkungan kandang yang cukup luas serta pemantauan kesehatan secara rutin oleh tim medis satwa di Ragunan.”},{“blockName”:”core/paragraph”,”attrs”:{},”innerHTML”:”Keberadaan Watusi tidak hanya menambah koleksi namun juga memberikan peluang edukasi bagi pengunjung, khususnya terkait keanekaragaman hayati dari Afrika yang sangat berbeda dengan satwa lokal. Ini menjadi pelengkap tambahan untuk memahami satwa global di taman margasatwa.”},{“blockName”:”core/heading”,”attrs”:{“level”:2},”innerHTML”:”Tautan Internal dan Referensi”},{“blockName”:”core/paragraph”,”attrs”:{},”innerHTML”:”Untuk informasi lebih lanjut tentang Taman Margasatwa Ragunan, pengunjung dapat membaca artikel kami sebelumnya mengenai upaya pelestarian satwa dan konservasi di Indonesia. Selain itu, situs resmi Ragunan juga menyediakan berbagai informasi lengkap bagi pengunjung.”},{“blockName”:”core/paragraph”,”attrs”:{},”innerHTML”:”Watusi sendiri merupakan bagian dari keanekaragaman fauna Afrika yang menarik, informasi soal sapi ini lengkap tersedia di Wikipedia untuk pembaca yang ingin menggali lebih dalam: https://en.wikipedia.org/wiki/Watusi_(cattle).”},{“blockName”:”core/paragraph”,”attrs”:{},”innerHTML”:”Dengan hadirnya Watusi, Ragunan diharapkan dapat menjadi destinasi edukasi dan rekreasi yang semakin menarik, memperkenalkan kekayaan satwa dunia sekaligus menambah daya tarik taman margasatwa bagi masyarakat Jakarta dan sekitarnya.”},{“blockName”:”core/paragraph”,”attrs”:{},”innerHTML”:”Sumber: NUSAKITA, YouTube Channel resmi“}]






