[{“blockName”:”core/paragraph”,”attrs”:{},”innerHTML”:”Jakarta (NUSAKITA) β Obat-obatan tertentu diketahui berpotensi menyebabkan peningkatan berat badan sebagai efek sampingnya. Dalam sesi Good Talk Live terbaru, Dr.dr. Hans Tandra, Sp.PD-KEMD, Ph.D, FINASIM, FACE, FACP., seorang ahli internis dan endokrinologis, mengupas tuntas berbagai jenis obat yang dapat memengaruhi berat badan dan bagaimana sebaiknya masyarakat menyikapi hal ini.”},{“blockName”:”core/heading”,”attrs”:{“level”:2},”innerHTML”:”Pentingnya Mengetahui Obat yang Bisa Menyebabkan Kenaikan Berat Badan”},{“blockName”:”core/paragraph”,”attrs”:{},”innerHTML”:”Peningkatan berat badan bukan hanya masalah estetika, melainkan dapat berdampak pada risiko kesehatan serius seperti diabetes, penyakit kardiovaskular, dan kondisi metabolik lainnya. Oleh karena itu, memahami obat-obatan yang dapat berkontribusi pada kenaikan berat badan penting untuk dilakukan, terutama bagi mereka yang memiliki kondisi kesehatan tertentu.”},{“blockName”:”core/heading”,”attrs”:{“level”:2},”innerHTML”:”Jenis Obat yang Diketahui Dapat Membuat Gemuk”},{“blockName”:”core/paragraph”,”attrs”:{},”innerHTML”:”Dr.dr. Hans Tandra menjelaskan bahwa terdapat beberapa golongan obat yang umum ditemukan dapat memicu peningkatan berat badan, antara lain:”},{“blockName”:”core/list”,”attrs”:{“ordered”:false},”innerHTML”:”
- Obat Kortikosteroid: Sering digunakan untuk mengobati penyakit inflamasi seperti asma dan arthritis. Obat ini dapat meningkatkan nafsu makan dan menyebabkan retensi cairan, sehingga berat badan naik.
- Obat Antidepresan dan Obat Psikiatri: Beberapa jenis, khususnya obat antidepresan trisiklik dan obat antipsikotik tertentu, dapat menyebabkan perubahan metabolisme dan penambahan berat badan.
- Obat Diabetes Tertentu: Sebagian obat diabetes, terutama insulin dan sulfonilurea, dapat menyebabkan penumpukan lemak.
- Obat Penghenti Rasa Sakit tertentu: Beberapa obat penghilang nyeri kronis kadang menyebabkan perubahan berat badan.
“},{“blockName”:”core/heading”,”attrs”:{“level”:2},”innerHTML”:”Bagaimana Mengelola Penggunaan Obat yang Memicu Kenaikan Berat Badan”},{“blockName”:”core/paragraph”,”attrs”:{},”innerHTML”:”Penggunaan obat-obatan tersebut harus tetap di bawah pengawasan medis yang ketat. Pasien dianjurkan untuk berdiskusi dengan dokter mengenai risiko naiknya berat badan dan mencari alternatif obat atau strategi pengelolaan berat badan yang aman. Selain itu, kombinasi dengan pola hidup sehat seperti olahraga dan diet seimbang sangat dianjurkan.”},{“blockName”:”core/heading”,”attrs”:{“level”:2},”innerHTML”:”Dampak Kenaikan Berat Badan pada Kesehatan dan Referensi Lanjutan”},{“blockName”:”core/paragraph”,”attrs”:{},”innerHTML”:”Kenaikan berat badan yang tidak diinginkan dapat meningkatkan risiko penyakit kronis serius. Informasi lebih lanjut mengenai efek obat dan pengelolaan berat badan dapat Anda temukan di tautan Wikipedia tentang Weight Gain. Untuk panduan kesehatan yang lebih lengkap, simak juga pembahasan terkait gaya hidup sehat di Nusakita News.”},{“blockName”:”core/paragraph”,”attrs”:{},”innerHTML”:”Memahami efek samping obat-obatan menjadi kunci untuk pengelolaan kesehatan yang optimal. Jangan ragu berkonsultasi dengan tenaga medis jika Anda mengalami perubahan berat badan setelah penggunaan obat tertentu.”},{“blockName”:”core/paragraph”,”attrs”:{},”innerHTML”:”Sumber: NUSAKITA, YouTube Channel resmi”}]






