Jakarta (NUSAKITA) β Dua kader muda Partai Gerindra, Bhinneka Putra Linanta dan Lisman Puja Kesuma, membagikan pengalaman mereka dalam proses kaderisasi yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Mereka menjelaskan bagaimana Prabowo secara konsisten menanamkan nilai-nilai cinta Tanah Air dan etos kerja keras dalam membentuk para kader yang tidak hanya terampil, tetapi juga bermental baja dan memiliki semangat juang tinggi.
Proses Kaderisasi Langsung oleh Prabowo Subianto
Bhinneka Putra Linanta, mantan anggota DPRD DKI Jakarta, mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo secara langsung terlibat dalam proses pembinaan kader Gerindra. Prabowo menekankan pentingnya mencintai Indonesia terlebih dahulu sebelum mencintai partai politiknya sendiri. Hal ini sesuai dengan prinsip nasionalisme yang menjadi dasar ideologis partai tersebut.
Metode kaderisasi yang dilaksanakan oleh Prabowo tidak hanya bersifat formal, melainkan juga membangun kedekatan emosional antara pimpinan dan kader. Pendekatan ini bertujuan untuk menghasilkan kader yang realistic dan memiliki komitmen untuk berkontribusi langsung kepada masyarakat luas.
Dari Kuli Bangunan hingga Bendahara Umum DPD Gerindra DIY
Lisman Puja Kesuma, Bendahara Umum DPD Gerindra Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menceritakan kisah hidupnya sebelum bergabung ke dunia politik. Ia pernah bekerja sebagai kuli bangunan, yang membentuk karakternya menjadi sosok pekerja keras dan tidak mudah menyerah.
Puja menegaskan bahwa segala pencapaiannya saat ini merupakan hasil dari kerja keras, jatuh bangun, dan kesederhanaan yang dia jalani. Menurutnya, mental juang yang dibentuk oleh Prabowo sangat membantu kader muda untuk terus dekat dengan rakyat dan bersumbangsih secara nyata.
Semangat Juang dan Kedekatan dengan Rakyat
Kedua kader ini sepakat bahwa proses kaderisasi yang dilakukan oleh Prabowo menanamkan rasa cinta tanah air yang mendalam sekaligus membentuk mental juang yang kuat. Mereka percaya bahwa keberhasilan Prabowo dalam kontestasi Pilpres 2024 merupakan bukti nyata dari strategi kaderisasi yang efektif.
Dalam konteks ini, kaderisasi menjadi lebih dari sekedar pembinaan politik biasa, melainkan sebuah proses pembentukan karakter dan jiwa kepemimpinan yang berakar pada nilai-nilai nasionalisme dan kerja keras.
Kaitannya dengan Pendidikan Politik dan Nasionalisme
Politik Gerindra yang menekankan pengajaran langsung kepada anak buahnya merupakan bentuk dari pendidikan politik yang intensif dan ideologis. Prinsip mencintai negara terlebih dahulu sebelum partai selaras dengan ajaran dalam nasionalisme, yang menumbuhkan kesadaran akan pentingnya integritas nasional dan kemandirian bangsa.
Melihat hal ini, pembaca juga dapat menelusuri lebih jauh mengenai nilai-nilai nasionalisme dan kaderisasi politik melalui artikel-artikel terkait yang pernah dipublikasikan di Nusakita News seperti kenangan Presiden Prabowo menerima penghargaan tertinggi, dan peran Prabowo dalam membangkitkan dwifungsi militer.
Khususnya dalam menyambut Pilpres 2024, pembentukan kader yang rapi dan bermental juang kuat menjadi salah satu kunci keberhasilan partai dalam menghadapi dinamika politik nasional.
Melalui pendekatan yang humanis dan teladan langsung dari seorang kepala partai, yakni Prabowo Subianto, nilai-nilai kepemimpinan dan semangat nasionalisme berhasil dibumikan kepada kader muda Partai Gerindra, sehingga mereka menjadi figur yang selalu rapi dan klimis, mencerminkan kedisiplinan dan keseriusan dalam berpolitik.
Terakhir, untuk memperdalam wawasan pembaca tentang politik di Indonesia dan proses kaderisasi partai, bisa merujuk ke artikel terkait seperti perjalanan kader muda dari aktivis ke legislator yang memberikan pandangan atas tantangan dan harapan generasi muda dalam politik.
Sumber: NUSAKITA, YouTube Channel resmi






