\u003c!– wp:paragraph –\u003e\n\u003cp\u003eJakarta (NUSAKITA) 025-10-14 025-10-14 Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau yang kerap dikenal sebagai Cak Imin, mengungkapkan keberadaan banyak 1bpesantren1b di Indonesia yang memilih untuk tidak menerima bantuan dari pemerintah. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Muhaimin di kantornya yang berlokasi di Jakarta Pusat pada hari Selasa, 14 Oktober 2025.\u003c/p\u003e\n\u003c!– /wp:paragraph –\u003e\n\u003c!– wp:heading –\u003e\n\u003ch2\u003ePesantren dan Semangat Gotong Royong yang Menjadi Pondasi\u003c/h2\u003e\n\u003c!– /wp:heading –\u003e\n\u003c!– wp:paragraph –\u003e\n\u003cp\u003eMuhaimin Iskandar menegaskan bahwa sebagian besar pesantren tumbuh dengan semangat kerja sama masyarakat yang kuat, yaitu melalui gotong royong dan iuran. Pesantren dianggap sebagai lembaga pendidikan berbasis komunitas yang sangat melekat dengan nilai sosial dan kebersamaan.\u003c/p\u003e\n\u003c!– /wp:paragraph –\u003e\n\u003c!– wp:paragraph –\u003e\n\u003cp\u003e2arga tidak dimaksudkan sebagai penolakan terhadap pemerintah, melainkan sebagai wujud kemandirian para pengelola pesantren yang lebih memilih mengandalkan dukungan komunitas dan orang tua santri. Pesantren selama ini tumbuh dari kekuatan persaudaraan dan solidaritas yang mengikat warga di sekitar pesantren itu sendiri,2 ujar Muhaimin.\u003c/p\u003e\n\u003c!– /wp:paragraph –\u003e\n\u003c!– wp:heading –\u003e\n\u003ch2\u003eKonteks Sosial Pesantren di Indonesia dan Tantangan Modernisasi\u003c/h2\u003e\n\u003c!– /wp:heading –\u003e\n\u003c!– wp:paragraph –\u003e\n\u003cp\u003ePesantren adalah institusi pendidikan Islam tradisional yang memiliki sejarah panjang di Indonesia. Mereka tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar keagamaan tetapi juga sebagai pusat pengembangan sosial budaya lokal. Namun, dengan perkembangan zaman dan hadirnya berbagai tantangan modernisasi, keberadaan pesantren menghadapi dinamika baru terkait peran bantuan dari pemerintah.\u003c/p\u003e\n\u003c!– /wp:paragraph –\u003e\n\u003c!– wp:paragraph –\u003e\n\u003cp\u003eInformasi lebih mendalam tentang pesantren dapat dijelaskan lebih lanjut [di halaman Wikipedia tentang Pesantren](https://id.wikipedia.org/wiki/Pesantren), yang memaparkan aspek sejarah, fungsi, dan peran pesantren dalam masyarakat Indonesia.\u003c/p\u003e\n\u003c!– /wp:paragraph –\u003e\n\u003c!– wp:heading –\u003e\n\u003ch2\u003ePeran Pemerintah dan Sikap Pesantren terhadap Bantuan\u003c/h2\u003e\n\u003c!– /wp:heading –\u003e\n\u003c!– wp:paragraph –\u003e\n\u003cp\u003eDalam wawancara tersebut, Muhaimin juga menyebutkan bahwa tidak sedikit pesantren yang menolak bantuan pemerintah, karena mereka ingin menjaga kemandirian dan nilai gotong royong yang telah menjadi ciri khas mereka. Hal ini menjadi tantangan bagi pemerintah dalam memberikan dukungan yang sesuai dengan kebutuhan dan nilai-nilai pesantren.\u003c/p\u003e\n\u003c!– /wp:paragraph –\u003e\n\u003c!– wp:paragraph –\u003e\n\u003cp\u003eKeberadaan pesantren yang menolak bantuan ini juga dilihat sebagai bentuk sikap tegas menjaga identitas dan prinsip pengelolaan pesantren yang selama ini berjalan secara mandiri. Namun, bagi pesantren yang membutuhkan, pemerintah tetap membuka pintu untuk bantuan dan kerja sama.\u003c/p\u003e\n\u003c!– /wp:paragraph –\u003e\n\u003c!– wp:heading –\u003e\n\u003ch2\u003eSinergi dan Kolaborasi untuk Masa Depan Pesantren\u003c/h2\u003e\n\u003c!– /wp:heading –\u003e\n\u003c!– wp:paragraph –\u003e\n\u003cp\u003eMembangun masa depan pesantren memerlukan sinergi yang baik antara pemerintah, pengelola pesantren, dan masyarakat sekitar. Konsep [gotong royong](https://id.wikipedia.org/wiki/Gotong-royong) sebagai kebersamaan dan kemandirian harus terus dijaga agar pesantren dapat terus berkembang dan berkontribusi untuk kemajuan bangsa.\u003c/p\u003e\n\u003c!– /wp:paragraph –\u003e\n\u003c!– wp:paragraph –\u003e\n\u003cp\u003eSebagai referensi terkait edukasi dan pengembangan masyarakat, pembaca dapat meninjau artikel sebelumnya mengenai [budaya gotong royong dalam konteks sosial budaya Indonesia](https://nusakitanews.id/berita-terkini/voi-hari-ini-protes-warga-pati-memanas-ribuan-warga-minta-bupati-sudewo-mundur/) yang membahas sosial budaya di masyarakat.\u003c/p\u003e\n\u003c!– /wp:paragraph –\u003e\n\u003c!– wp:paragraph –\u003e\n\u003cp\u003ePemerintah diharapkan untuk terus menghormati nilai-nilai pesantren dan mencari cara terbaik dalam memberikan dukungan tanpa menghilangkan ciri khas pesantren, sehingga dukungan ini dapat dirasakan manfaatnya secara optimal.\u003c/p\u003e\n\u003c!– /wp:paragraph –\u003e\n\u003c!– wp:paragraph –\u003e\n\u003cp\u003eMuhaimin Iskandar sebagai Menko PM berharap dialog dan komunikasi terus berjalan untuk memahami kebutuhan pesantren ke depan dan menciptakan sinergi yang saling menguntungkan.\u003c/p\u003e\n\u003c!– /wp:paragraph –\u003e\n\u003c!– wp:paragraph –\u003e\n\u003cp\u003ePernyataan Muhaimin ini menambah dinamika dalam pemahaman kita tentang pesantren dan peran pemerintah dalam mendukung pendidikan serta pemberdayaan masyarakat di Indonesia.\u003c/p\u003e\n\u003c!– /wp:paragraph –\u003e\n\u003c!– wp:paragraph –\u003e\n\u003cp\u003eUntuk informasi lebih lanjut tentang sistem gotong royong, Anda dapat mengunjungi [Wikipedia tentang Gotong Royong](https://id.wikipedia.org/wiki/Gotong-royong).\u003c/p\u003e\n\u003c!– /wp:paragraph –\u003e\n\u003c!– wp:paragraph –\u003e\n\u003cp\u003eArtikel terkait lainnya yang relevan untuk dibaca adalah kami referensikan yang membahas tentang pembentukan badan dan peran pemerintahan pada masyarakat Indonesia di artikel kami sebelumnya tentang [politik pemerintahan](https://nusakitanews.id/politik-pemerintahan/keras-martin-gerindra-komisi-iii-depan-kpk-ingatkan-perintah-prabowo-ditegur-berkali-kali/).\u003c/p\u003e\n\u003c!– /wp:paragraph –\u003e\n\u003c!– wp:paragraph –\u003e\n\u003cp\u003e\u003cem\u003eSumber: NUSAKITA, YouTube Channel resmi\u003c/em\u003e\u003c/p\u003e\n\u003c!– /wp:paragraph –\u003e






