Jakarta (NUSAKITA)] – Diabetes yang terjadi selama kehamilan seringkali membingungkan banyak orang. Dalam sesi Good Talk Live terbaru, Dr.dr. Hans Tandra, Sp.PD-KEMD, Ph.D, FINASIM, FACE, FACP, seorang internist dan endokrinologist ternama, mengungkap alasan di balik kondisi diabetes yang muncul saat seorang wanita hamil. Apa sebenarnya yang terjadi? Bagaimana cara mengelola kondisi ini dengan benar? Berikut penjelasan lengkapnya.
Apa Itu Diabetes Gestasional?
Diabetes gestasional adalah kondisi dimana kadar gula darah meningkat tinggi selama kehamilan dan biasanya menghilang setelah melahirkan. Berbeda dengan diabetes tipe 1 atau tipe 2 yang sudah lebih dulu ada, jenis diabetes ini khusus terjadi karena perubahan hormon dan metabolisme dalam tubuh ibu hamil.
Penyebab Diabetes Saat Hamil
Penyebab utama diabetes gestasional berkaitan dengan perubahan hormon plasenta yang menyebabkan resistensi insulin. Menurut Dr. Hans Tandra, hormon seperti hormon kortisol dan hormon pertumbuhan selama kehamilan dapat mengganggu kerja insulin. Akibatnya, kadar gula darah dalam tubuh ibu sulit diatur dan meningkat.
Selain itu, faktor risiko lain seperti usia ibu yang lebih dari 25 tahun, indeks massa tubuh (BMI) yang tinggi, riwayat keluarga diabetes, dan kebiasaan kurang bergerak juga berperan penting.
Dampak Diabetes Gestasional pada Ibu dan Janin
Jika tidak dikelola dengan baik, diabetes gestasional dapat menyebabkan komplikasi serius pada ibu dan janin. Dampak yang mungkin terjadi termasuk preeklamsia, bayi lahir besar atau makrosomia, dan risiko persalinan caesar meningkat. Oleh karena itu, pemantauan ketat sangat diperlukan selama masa kehamilan.
Cara Mengelola Diabetes Saat Hamil
Penanganan diabetes selama kehamilan melibatkan kombinasi antara pengaturan pola makan, olahraga ringan, dan pemantauan gula darah. Dr. Hans Tandra menekankan pentingnya konsultasi rutin dengan dokter spesialis kandungan dan endokrinologi untuk menentukan metode pengelolaan yang tepat sesuai kondisi ibu.
Pola makan yang disarankan adalah diet yang seimbang dengan pengurangan gula dan karbohidrat sederhana. Aktivitas fisik ringan juga membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan menjaga kesehatan secara menyeluruh.
Tautan Terkait dan Referensi Tambahan
Untuk informasi lebih lanjut mengenai diabetes gestasional dan kehamilan sehat, Anda dapat mengunjungi halaman gestational diabetes di Wikipedia. Kami juga menyarankan membaca artikel terkait tentang peran penting pelayanan kesehatan di Nusakita News untuk perspektif yang lebih luas.
Kami mengajak pembaca untuk selalu waspada terhadap perubahan tubuh selama kehamilan dan segera berkonsultasi ke tenaga medis jika mengalami keluhan yang mencurigakan. Penyuluhan semacam ini sangat membantu dalam mengurangi risiko komplikasi yang berkaitan dengan diabetes gestasional.
*Sumber: NUSAKITA, YouTube Channel resmi*






