Jakarta (NUSAKITA) – Rusia secara resmi meluncurkan jet tempur generasi kelima terbaru, Sukhoi Su-75 Checkmate, yang diposisikan sebagai penantang langsung dari pesawat siluman Amerika Serikat, F-35 Lightning II. Peluncuran ini terjadi pada tanggal 8 Oktober 2025, saat United Aircraft Corporation (UAC), produsen utama pesawat tempur Rusia, merilis gambar resmi Su-75 melalui kanal Telegram mereka, dan langsung menjadi viral di media sosial.
Sejarah dan Perkembangan Su-75 Checkmate
Jet tempur Su-75 pertama kali diperkenalkan secara publik pada ajang Moscow Aviation and Space Salon (MAKS) 2021 dan Dubai Airshow 2021. Pesawat ini merupakan proyek ambisius Rusia untuk menciptakan pesawat tempur siluman yang lebih ekonomis namun tetap mampu bersaing dengan jet-jet canggih Barat seperti F-35. Sebagai salah satu produk dari United Aircraft Corporation (UAC), Su-75 Checkmate didesain dengan teknologi stealth terbaru dan sistem avionik peningkatan untuk mendukung operasi tempur modern.
Fitur Utama dan Keunggulan Jet Tempur Siluman SU-75
Su-75 menampilkan beberapa fitur utama meliputi sistem stealth canggih yang membuatnya sulit dideteksi oleh radar musuh, mesin yang efisien untuk daya dorong optimal, serta kemampuan membawa persenjataan mutakhir. Desain aerodinamis dan bobot yang lebih ringan dibandingkan pesawat lain di kelasnya memungkinkan mobilitas tinggi dan penetrasi dalam wilayah pertahanan lawan.
Keunggulan lain dari Su-75 adalah harga produksinya yang diperkirakan lebih rendah daripada F-35, menjadikannya opsi menarik tidak hanya bagi Rusia tapi juga untuk pasar ekspor internasional. Hal ini sejalan dengan strategi Rusia untuk memperluas pasar ekspor alutsista dengan harga yang kompetitif.
Perbandingan dengan F-35 Lightning II Milik Amerika Serikat
F-35 Lightning II, yang diproduksi oleh Lockheed Martin, dikenal luas sebagai pesawat tempur siluman multirole dengan teknologi mutakhir yang telah digunakan oleh berbagai negara NATO dan sekutunya. Su-75 Checkmate hadir sebagai alternatif dengan klaim performa tinggi dan harga lebih terjangkau. Namun, F-35 memiliki keunggulan dalam hal teknologi avionik yang lebih matang dan jaringan sistem tempur yang telah terintegrasi dengan baik.
Penting untuk dicatat bahwa medan kompetisi pesawat tempur generasi kelima dipenuhi dengan berbagai pilihan dari AS, Rusia, dan China, termasuk jet tempur J-35 China yang juga tengah menjadi sorotan dunia. Persaingan ini bakal membawa perkembangan teknologi militer ke tingkat yang lebih tinggi ke depan.
Potensi dan Dampak Strategis Peluncuran Su-75
Peluncuran Su-75 Checkmate menandai langkah penting Rusia dalam memperkuat posisi industri pertahanan nasional dan menantang dominasi Amerika di pasar pesawat tempur generasi kelima. Dengan dukungan teknologi dalam negeri dan kerja sama dengan berbagai pihak, Su-75 berpotensi menjadi alat strategi yang signifikan dalam mempertahankan kedaulatan udara Rusia serta menarik minat negara lain yang ingin memperkuat kemampuan militernya.
Bagi pembaca yang tertarik dengan perkembangan teknologi militer dan alutsista, berita terkini tentang alutsista TNI mungkin juga memberikan wawasan tambahan terkait strategi pertahanan di kawasan Asia Tenggara.
Demikian informasi terbaru mengenai peluncuran jet tempur siluman Rusia Su-75 Checkmate yang kini menjadi sorotan dunia. Dengan persaingan yang ketat di kancah alutsista global, langkah ini perlu terus dipantau untuk melihat bagaimana implementasi dan performa sebenarnya di lapangan.
Sumber: NUSAKITA, YouTube Channel resmi
“





